DESAIN TUGU MEMORIALISASI SITUS PEMBANTAIAN TRAGEDI ANTI-KOMUNIS 1965/1966 DI OESAO KABUPATEN KUPANG

Yuliana Bhara Mberu, Budhi Benyamin Lily, Apridus K Lapenangga, Alexianus T M Uak, Marnix Ivano Lodo Nawa

Abstract


Pada tanggal 6 Februari 1966 di malam hari, sebanyak 18 orang korban tragedi 1965-1966 dieksekusi di sebuah lokasi Oesao. Lokasi tersebut saat ini menjadi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Oesao. Meskipun peristiwa kekerasan itu masih diingat dengan baik oleh para korban dan penyintas yang masih hidup, namun rasa takut dan trauma kolektif masyarakat setempat membuat ingatan tentang sejarah dan lokasi pembantaian massal itu terabaikan. Korban dan penyintas beserta keluarga mereka hanya dapat memendam keinginan untuk mengenang dan melakukan ziarah ke kuburan suami, ayah, dan saudara mereka secara layak dan aman. Permasalahan Lokasi Kuburan masal teletak di Kabupaten Kupang tepatmya di TPU Oesao, hanya ditandai dengan sebuah pohon duri. Penyintas dan keluarga korban biasanya mengunjungi tempat tersebut pada waktu-waktu tertentu. Merupakan kerinduan bagi mereka agar makam keluarga ditandai dengan layak agar bisa menjadi tanda dan pemulihan bagi mereka. Solusi yang diberikan untuk membantu permasalahan yang ada adalah dengan  mendesain Tugu memorialisasi/situs pembantaian tragedi anti komunis 1965/1966 di TPU Oesao-Kab Kupang. Harapannnya desain ini dapat membantu permasalahan yang ada yang mana apabila berhasil dibangun dapat menjadi media pemulihan bagi penyintas dan keluarga korban. Metode: (1) Survey kondisi lapangan. Survey ini dilakukan untuk mengetahui topografi tanah dan juga keadaan sekitar situs  yang akan didesain. (2) Pembuatan desain dilakukan oleh tim dan disosialisasikan kepada mitra JPIT dan Penyintas sesuai dengan tujuannya yakni situs memorialisasi yang dapat membantu memulihkan penyintas dan keluarga korban (3)Luaran yang ditargetkan adalah tersedianya draft desain tugu memorialisasi.


Keywords


: Desain Memorialisasi; Situs pembantaian tragedi anti komunis; Kabupaten Kupang

Full Text:

PDF

References


Aulia Rahman, M. R. (2020). Cagar Budaya dan Memori Kolektif: Membangun Kesadaran Sejarah Masyarakat Lokal Berbasis Peninggalan Cagar Budaya di Aceh Bagian Timur. Mozaik Humaniora, Vol 20 (1), 12-25.

Dewi, A. C. (2025). Konsep Arsitektur Sebagai Media Penyimpanan Memori Pada Desain Bangunan Apartemen Pekerja di Nusantara. Jurnal Poster Pirata Syandana, vol. 6, no. 2, 1.

Djafar, W. (2012). Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu: Mendorong Inisiatif Masyarakat Sipil, Memastikan Negara Bertanggungjawab. Jakarta: ELSAM.

Hussyen, A. (2003). Present Pasts: Urban Palimpsests and the Politics of Memory. Stanford: Stanford University Press.

Inpres. (2023). Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat. Jakarta: Data Base Peraturan JDIH BPK.

KOMNASHAMRI. (2022). STANDAR NORMA DAN PENGATURAN NOMOR 9 TENTANG PEMULIHAN HAK-HAK KORBAN PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA YANG BERAT. Jakarta: KOMNAS HAM RI.

M. Resnu Habibuna, E. (2022). STUDI TENTANG TUGU PERINGATAN PERANG KAMANG DI KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM . Published by Program Studi Pendidikan Seni Rupa, FBS Universitas Negeri Padang, Indonesia , 69-77.

Mahdi Irfani Muhammad, I. G. (2016). Arsitektur Titik Balik: Participatory Design dan Memori Kolektif . JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 5, No.2, 320-324.

Mery Kolimon, D. S.-T. (2013). FORBIDDEN MEMORIES Women’s experiences of 1965 in Eastern Indonesia - Originally published as Memori-Memori Terlarang:Perempuan Korban & Penyintas Tragedi ’65 di Nusa Tenggara Timur - Yayasan Bonet Pinggupi. Australia: Monash University Publishing.

Morin, L. L. (2014). Problematika Tugu Yogyakarta dari Aspek Fungsi dan Makna. Jurnal Of Urban Society's Arts, Volume 1 No.2, 135-148.

Muhammad Arfiansyah Husein, P. R. (2021). Konfigurasi Spasial Ruang Publik Tugu Pahlawan Kota Surabaya . JURNAL TEKNIK ITS Vol. 10, No. 2, 82-88.

SAVAGE, K. (2018). Standing Soldiers, Kneeling Slaves: Race, War, and Monument in Nineteenth-Century America, New Edition. Amerika Serikat: Princeton University Press.

Susanti, B. T., Fiolita, C., & Sunatimahingsih, Y. T. (2024). STRATEGI KONSERVASI MONUMEN KETENANGAN JIWA:MELESTARIKAN MEMORI KOLEKTIF PERTEMPURAN LIMA HARI DI SEMARANG (Conservation Strategy for the Monument Ketenangan Jiwa: Preserving the Collective Memory of the Five-Day Battle in Semarang). Tesa Arsitektur Volume 22, Nomor 2 , 92-98.

Whigham, K. E. (2017). Remembering to Prevent: The Preventive Capacity of Public Memory. Genocide Studies and Prevention: An International Journal, Volume 11, 53-71.

Widya Noventari, Y. A. (2022). KAJIAN URGENSI PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DALAM DINAMIKA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI INDONESIA . PKn Progresif, Vol. 17 No. 1, 1-18.

Young, J. E. (1993). The Texture of Memory: Holocaust Memorials and Meaning. London: Yale University Press.




DOI: https://doi.org/10.34124/jpkm.v8i2.224

Article Metrics

Abstract view : 98 times
PDF downloaded : 34 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.